1. Alat ukur panjang
Ada 3 alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur besaran panjang. Penggunaan ketiga alat ukur panjang tersebut tergantung ukuran dan bentuk benda yang akan diukur. Ketiga alat ukur panjang tersebut, yaitu:
a. Mistar (Penggaris)
Mistar memiliki nst (nilai satuan terkecil) 1 mm. Itu artinya, ukuran paling kecil yang dapat diukur menggunakan mikrometer sekrup adalah 1 mm. Apakah bisa mengukur ketebalan kertas menggunakan mistar? tentu tidak, karena ketebalan kertas lebih kecil daripada 1 mm.
Berikut cara menentukan hasil pengukuran menggunakan mistar:
1) Perhatikan gambar berikut!
Berapakah panjang pensil pada gambar di atas?
Jawab : Cara 1. Hitung jumlah skala dari angka 4 sampai 7,5 (skala 4 tidak termasuk)
Sehingga dapat dinyatakan, Panjang pensil = 35 mm (karena ada 35 skala antara angka 4 sampai 7,5
(skala 4 tidak termasuk)).
Cara 2. Panjang Pensil = skala ujung - skala pangkal
= 7,5 cm - 4 cm
= 3,5 cm
= 35 mm
b. Jangka sorong
Jangka sorong memiliki nst 0,01 cm. Itu artinya, penggunaan jangka sorong lebih teliti daripada mistar. Jangka sorong dapat digunakan untuk,mengukur diameter dalam dan diameter luar tutup tabung, serta kedalaman tabung. Jangka sorong memiliki 2 skala, yaitu: Skala Utama (SU) dan Skala Nonius (SN).
Cara membaca Jangka sorong
Persamaan pembacaan jangka sorong
Hasil Pengukuran = SU + ( SN x nst )
Dimana, SU = Skala Utama sebelum angka nol skala nonius
SN = Skala Nonius yang berhimpit dengan skala utama
Contoh:
Perhatikan gambar berikut:
Pada gambar di atas skala utama yang terbaca sebelum angka nol skala nonius adalah 3,1 cm. Skala nonius yang berhimpit dengan skala utama adalah 9. Jadi, hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah sebagai berikut:
Hasil Pengukuran = SU + SN x nst )
= 3,1 cm + ( 9 x 0,01 cm)
= 3,1 cm + 0,09 cm
= 3,19 cm
= 31,9 mm
c. Mikrometer sekrup
Mikrometer sekrup memiliki nst 0,01 mm. Itu artinya, penggunaan jangka sorong lebih teliti daripada mistar dan jangka sorong. Mikrometer sekrup dapat digunakan untuk,mengukur ketebalan rambut lo. Sama seperti jangka sorong, mikrometer sekrup pun memiliki 2 skala, yaitu: Skala Utama (SU) dan Skala Nonius (SN).
Cara membaca Mikrometer Sekrup
Persamaan pembacaan jangka sorong
Hasil Pengukuran = SU + ( SN x nst )
Dimana, SU = Skala Utama terakhir yang masih bisa dibaca
SN = Skala Nonius yang berhimpit dengan garis tengah skala utama
Contoh:
Perhatikan gambar berikut:
Pada gambar di atas skala utama yang terakhir masih bisa dibaca adalah 1,5 mm. Skala nonius yang berhimpit dengan garis tengah skala utama adalah 30. Jadi, hasil pengukuran mikrometer di atas adalah sebagai berikut:
Hasil Pengukuran = SU + (SN x nst )
= 1,5 mm + ( 30 x 0,01 mm)
= 1,5 cm + 0,30 mm
= 1,80 mm